Ragam Tulisan - Detik yang Berdetak
"Setiap manusia punya komitmen terhadap skenario yang sudah Tuhan tulis, bahkan jauh sebelum ruh ditiupkan ke janin. Sehingga tiap derap langkah penuh dengan tanggung jawab, sebab proses bertumbuh bukan candaan, dan perjalanan hidup bukan bahan tertawaan."
-
About Learn Earnest
Karya : Serli Herawati
Malam yang sunyi kali pertama melihatnya dengan raut wajah yang terlihat letih, aku menundukan kepala sedikit gugup lalu sekarang kita saling berhadapan, terucap pertanyaan-pertanyaan yang membuatku kalang kabut otak dan bibirku bahkan tidak berfungsi dengan baik kala itu. Aku benar-benar gugup bahkan aku tidak ingat di sekelilingku banyak orang, sampai akhirnya aku membenci dirinya karena dengan semua kata-katanya membuatku seperti orang bodoh di malam itu.
Empat hari harus aku lewati oleh bayang-bayang dirinya bahkan senyumku hilang seketika, tapi semakin aku membencinya semakin aku kagum akan semua ilmu yang dia berikan, semakin perlahan raut keningku memudar saat melihatnya begitu pintar, berperoses dalam belajar membuatku tersadar betapa perlunya menerima orang baru yang melatih mental untuk lebih baik.
Malam terakhir aku hanya terdiam sambil melihatnya duduk di depan, sampai akhirnya namaku di sebut aku berjalan ke depan dan mendapat barisan terakhir, aku benar-benar melewati empat hari pahit itu sampai akhir, aku memandanginya dari sela-sela orang yang berdiri beberapa baris dari depanku, kita semua mengucap janji lalu kita semua berjabat tangan, aku melihatnya semakin mendekat aku menyiapkan senyuman terbaik bahkan tanganku dan tangannya saling bergesakan, dia hanya tersenyum tipis lalu berucap “selamat Semangat berperoses” aku mengangguk dan akhirnya kita berdua intens mengetik via online.
-
Sebuah Harapan
Karya : Kamila Rosalina
Setiap langkah yang digapai
Setiap waktu yang ditempuh
Semua perjalanan yang dilakukan
Dilakukan demi semua harapan
Yang diinginkan menjadi kenyataan
Meski semuanya terasa lelah
Aku akan terus memperjuangkannya
Demi menggapai segenggam impian
-
Everyone is dumb
Karya : Zetta_Jasmine1168
Semua semua orang selalu menghakimi, mengkritik terkadang menyuruh kita untuk ini dan itu kenapa mereka melakukannya ? membuatku muak mendengarkannya, itulah sifat manusia mau bagaimana lagi. Saat aku berubah mereka membicarakanku saat aku diam mereka tetap membicarakanku. Apa itu sifat dasar manusia....
Semua orang pasti ingin sukses, mereka bahkan bekerja keras berbondong-bondong untuk mendapatkan gelar kata "Sukses" itu. Kenapa??? karena setelah sukses semua orang pasti memujimu dan sedikit orang yang mengkritikmu namun bila dirimu gagal mereka akan memakimu seolah-olah mereka mengetahui seperti apa kehidupanmu. Lalu apa artinya dari yang ku maksud. Orang-orang tak pernah melihat proses yang kau jalani seperti apa beratnya Kau menanggungnya orang-orang hanya melihat hasilnya padahal perjuangan proses perjalananmu sangatlah melelahkan. Beruntung bilamana kamu menjadi sukses tapi bagaimana jika kamu gagal mereka hanya mengkritik mu, orang-orang menganggap mu tidak berbakat dan bodoh, yah...tapi mau gimana lagi namanya juga kehidupan, apa pura-pura gak tau aja kali yah...
-
Memejamkan Mata
Karya : Bobi Situmorang
Ku pejamkan mataku dan merenungkan
Rasanya baru kemarin aku menggunakan seragam sekolah dasar
Seperti baru kemarin kamu menolak surat cinta yang aku berikan
Seperti baru kemarin aku merasakan kelulusan dengan sahabat
Serta beratnya suasana bersaing dengan orang yang sama membutuhkan pekerjaan
Namun, semua lenyap sekejap saat aku membuka mata
Tak terasa begitu cepat waktu berlalu
Pengalamanku dulu, akan selalu kujadikan ilmu
-
Kalau ditanya tentang puisi favoritku, aku akan menjawab, "The Road Not Taken" karya Robert Frost. Entah mengapa puisi itu terus melekat dalam pikiranku.
Sejak dulu, aku benci ketika dihadapkan dengan pilihan. Seringkali aku bingung, haruskah aku memilih jalan ini? Bagaimana jika jalan yang satunya ternyata membawaku ke tempat yang lebih indah?
Puisi ini mengajarkanku bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi dan mempengaruhi arah hidup kita.
Terkadang aku bertanya-tanya, bagaimana jika aku mengambil jalan lain? Akan jadi apa aku? Apakah aku akan menjadi diriku seperti saat ini? Apakah kisahku akan menjadi lebih baik atau malah buruk? Tentang kemungkinan yang terlewat, tentang rasa syukur atau mungkin penyesalan.
Pada akhirnya yang terpenting adalah bagaimana kita menerima dan menghargai jalan hidup yang telah kita ambil.
Aku percaya setiap manusia memiliki jalur dan waktunya sendiri. Jika kamu merasa proses kamu lebih lambat dari orang lain, bahwa orang lain sudah begini-begitu, sedangkan kamu merasa jalan ditempat, tidak apa-apa.
You're not late.
You're not early.
You're on your track.
-Alni Sri Yuliani-
-
Perjalanan bukanlah sekadar pergi dan datang. Lebih dalam dari raga yang bergerak di atas tanah. Melainkan sebuah perjalanan untuk membuka cipta, untuk menemukan makna sejati dari hidup kita.
Dalam setiap jalan yang telah kita tempuh, ada banyak suka dan duka yang kita temukan. Tak kan pernah terbalas dengan apapun juga, harta karun yang tak terukur dengan deretan harta.
Kita bisa saja salah menetapkan tujuan. Tapi tidak akan pernah salah menjalani skenario dari tuhan.
-Galih Samsul Aripin-

Komentar
Posting Komentar