Ragam Tulisan - Alam Raya Punya Iramanya
"Jangan berlarut dalam kesedihan, jangan pula berlebihan dalam kebahagiaan. Semua rasa ada masanya. Cukup terima apa yang dipunya, ikhlas pada apa yang harus dibuat rela. Hidup itu sederhana, asal manusia mau berdamai dengan takdirnya."
-
Lihat Lebih Dekat
Karya : Nur Maulinda
Diam tanpa suara di ruang yang gelap tanpa cahaya, menangis tanpa henti sambil menatap ke arah yang tak pasti, melamun di depan kaca merasa paling terluka dengan wajah basah karna air mata.
Seketika lupa apa itu bahagia, dan merasa menjadi orang yang paling menderita, tanpa pernah melihat takdir kebahagiaan yang tuhan berikan.
Nyatanya manusia sering lupa menysukuri apa yang telah dimiliki, sering melihat ke atas dan berusaha agar tinggi, tidak melihat kebawah ke arah yang lebih rendah.
Lihatlah mereka, yang tidak bisa melihat dunia, memiliki kekurangan tapi berusaha memberikan kebahagiaan, tidak mempunyai tangan, dan tidak bisa berjalan, tapi mereka kuat dan berusaha bertahan di segala keadaan.
Mulai sekarang bangkit dan tersenyumlah, yakinlah semua akan indah, bahagia bukan kamu memilliki segalanya, tapi mensyukuri apa adanya.
Jangan lupa cintai dirimu sendiri, karna jika bukan kamu siapa lagi yang akan tulus mencintainya.
-
GIVE THANKS
Karya : Serli Herawati
Beruntungnya diriku
Bertahan dengan rasa kaku
Bersama dengan ragu
Berusaha di antara ganggu-ganggu
Aku di antara mereka
Yang selalu merana dan bersua
Adanya mereka tidak lagi sama
Yakinkan diri bahwa masih ada
Tapi aku bertemu denganmu
Sempat dulu bertolak belakang
Tetapi sekarang aku nyaman denganmu
Syukur akhirnya diriku sekarang
Dari setiap hikmah pasti ada luka
Dan semua itu telah berlalu
Dengan adanya daku dengan liku
Dapat membuat senyumku sama
-
Everything is Fine?
Karya : Na.ra
Rasa lelah akan selalu muncul terutama saat melihat sekeliling bisa memiliki apa yang tak ada di diri kita, media sosial menjadi salah satu objek pemuas mata yang akhirnya membuat kita lupa dengan apa yang ada.
Dialog kecil pernah tersampaikan tentang bagaimana satu sama lain menjalani kehidupan, hingga tersadar kita masih beruntung dengan apa yang ada, rasa sesal telah menyerah tiba-tiba muncul, mengapa aku harus tertuju pada apa yang orang lain punya sedangkan aku sangat beruntung dengan apa yang ku dapatkan dari dulu hingga baru-baru ini.
Sebuah cerita yang tidak bisa terulang kembali, perjalanan dan pengalaman, singkat namun berarti, mendatangkan sosok-sosok baru, memberi pelajaran baru bagaimana sebenarnya aku harus menghargai apa yang aku punya sekarang tak peduli apapun itu, yang aku percaya semua punya waktu dan tempatnya sendiri, hanya saja bagaimana cara kita untuk menghargai yang datang dan pergi.
-
Mantra Penguat Hari Ini
Karya : Salsabila Imtinan
Memang tidak semua orang akan mengerti bagaimana hari-harimu, bagaimana kecewanya hatimu, bagaimana beratnya harus memaklumi segala macam penderitaan itu. Tetapi teruntuk diri sendiri, percayalah bahwa Tuhan itu Maha Baik. Semua masalah itu pasti hadir membuatmu terbentuk. Kalau tidak untuk mendewasakan, setidaknya memberi pelajaran. Jadi bertahanlah lagi, lalu jalani dengan ikhlas hati, hingga hal-hal baik turut mengikutimu.
-
Percaya
Karya: Laila Nabila
Sedih dan bahagia berada pada siklus yang lintasannya tak memiliki titik berkesudahan. Saling berkejar-kejaran, terkadang bergandengan, lalu kembali menjadi saingan tak terpisahkan. Lantas, apa yang perlu dikhawatirkan sebegitu dalamnya? Perihal kekal hanya kepunyaan Tuhan. Tangismu biar mengalir sewajarnya, tawamu ajari menguar secukupnya. Meski kadang dirimu dibentur tanpa henti, tapi percayalah, Tuhan tak 'kan membuatmu merasa letih sendiri dalam jangka waktu yang lama tanpa imbalan. Karena bayangan yang teramat gelap, 'kan berasal dari raga yang bersinar sangat terang.
-
"Seperti roda pedati, keadaan manusia terkadang mengalami naik turun dan maju mundur. Misalnya seseorang sudah kenyang namun dia selalu tetap ingin makan, kadang merasa lapar namun dia tak lupa untuk selalu berbagi dengan sesamanya, kadang manusia memiliki banyak materi namun tetap merasa selalu kurang, dan kadang seseorang berkekurangan secara materi namun dia selalu merasa cukup. Sejatinya manusia akan selalu merasa berkekurangan jika dia tidak pernah mensyukuri apa yang dia miliki. Sebaliknya, jika manusia selalu bersyukur maka dia akan selalu merasa cukup"
-Bobi Situmorang-
_
Beberapa hal yang ada di dunia itu tidak adil, oleh sebab itu tuhan ciptakan akhirat. Rasa sakit dan kecewa tidak boleh membuat mu menjadi jahat. Tidak ada yang abadi di dunia ini, begitu pun masa sulitmu.
-Near-

Komentar
Posting Komentar