Katanya, Indonesia Darurat Membaca, Kok Bisa?
Kondisi perkembangan minat baca dan kemampuan membaca masyarakat Indonesia saat ini berada pada level yang sangat memprihatinkan. Seperti dilansir oleh beberapa survey mengenai minat baca, yang terpopuler yaitu survey UNESCO Tahun 2011 menyatakan bahwa indeks membaca Siswa kita adalah 0,0001 (artinya hanya 1 dari 10000 orang Siswa yang memiliki minat baca).
Berikut penyebab umum rendahnya minat baca di Indonesia :
1. Tidak Ada Pembiasaan Membaca
Pembiasaan membaca memang tidak bisa instan. Pembiasaan membaca sebaiknya memang dilakukan sejak usia dini, karena untuk merubah kebiasaan prilaku seseorang perlu waktu 4 – 5 Tahun. Seseorang yang sejak kecil tidak pernah dibiasakan membaca oleh kedua orang tuanya akan kecil kemungkinannya untuk memiliki minat baca, pola asuh orang tua adalah kunci dari pembiasaan ini karena orang tua adalah perpustakaan pertama bagi anaknya
2. Lingkungan Kurang Mendukung
Mungkin kita sering mendengar istilah bergaul dengan tukang parfum akan terbawa wangi Meskipun ini bukan faktor mutlak akan tetapi lingkungan yang tidak kondusif untuk membaca turut mempengaruhi rendahnya minat baca, misalkan lingkungan yang bising, kurang nyaman serta pergaulan yang tidak suka membaca.
3. Serangan Gadget
Perkembangan teknologi bak buah simalakama, di satu sisi sangat menguntungkan dengan kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan. Namun di sisi lain, dalam hal minat baca adalah sebuah tantangan nyata dan serius. Hasrat membaca buku akan sangat berkurang karena dinilai kurang mengasyikan.
4. Tidak Ada Jawal Khusus Membaca
Tanpa dijadwalkan secara khusus aktivitas membaca menjadi mustahil untuk dilakukan, karena aktivitas dan kesibukan yang sangat padat dari pagi hingga malam, apalagi bagi pelajar ataupun karyawan yang disibukan oleh tugas dan pekerjaan sehari-hari. Hal ini diperburuk oleh kurangnya tugas membaca yang diberikan guru di sekolah hingga membaca yang notabene menambah wawasan dan membuka cakrawala pengetahuan seolah dianaktirikan.
5. Minimnya Koleksi di Perpustakaan dan Mahalnya Harga Buku
Bisa jadi seseorang yang sebenarnya memiliki minat baca terbentur oleh kenyataan pahit seperti ini, sehingga hasrat membacanya terhenti akibat minimnya koleksi perpustakaan dan tidak memiliki upaya untuk membeli buku di toko buku.
Nah, dengan mengetahui penyebab-penyebab umum rendahnya minat baca di Indonesia, mari kita sama-sama ubah mindset dan perbaiki kebiasaan. Jangan biarkan diri kita menjadi generasi penerus bangsa yang asing terhadap jendela dunia.
________________
Sumber : cimahikota.go.id
Penulis : Dila Nurazizah
Penyunting : Galih Samsul Aripin

Komentar
Posting Komentar