Ragam Tulisan - Sebaris Mantra untuk Bahagia
"Manusia tanpa rasa adalah dusta. Setiap ketetapan memiliki makna. Dan jatuh cinta: adalah rasa yang Tuhan tetapkan pada setiap jiwa yang Dia beri kesempatan."
-
Nama Diujung Bait
Karya : Mita Wilma Irfani
Kita sebelumnya menaruh kehampaan paling depan, menyiangi kerisauan yang lama hidup sebagai koridor di mana aku kerap menyambangimu, sebelum bersama lalu menjadi bahagia.
Sekian malam yang menyekap kegetiran. Puisi adalah sunyi yang membayang - bayangi aku untuk berjalan, menemukan hembusan wangi ke tiap tempat yang pernah kita duduki berdua, tersenyum dan tersipu.
Kasihku, kala itu kau mempersembahkan senyuman manis yang belum pernah kau suguhkan, tetaplah seperti itu. Dan berilah aku ruang untuk jadi segala penawar hari yang kerap membuatmu luka. Agar segala kita selalu saling punya apa yang semestinya dibagi dengan rela. Aku ingin jadi nama diujung bait patahan kalimat yang kau semogakan dengan air mata ketabahan diantara ujung doa, lalu tersemoga. Jadi semestinya yang kau sebut kita.
-
Apa itu Cinta?
Karya : Bobi Situmorang
Kata seorang anak tentang “apa itu cinta?” mereka menjawab “cinta adalah merasakan pelukan dari Ayah dan Ibu”
Dengan pelukan akan ada rasa aman. Karena, cinta itu sederhana.
Kata seseorang yang sudah memiliki pasangan, dia menjawab “cinta adalah perasaan ketika sedang duduk berdua dengan pasangannya”
Akan ada masa dimana seseorang memerlukan pasangan untuk mendengarkan keluh kesahnya. Karena dengan berbagi rasa, mereka akan menjadi seperasaan.
Kata seorang pemuka agama tentang cinta, dia menjawab “cinta adalah ketika kamu bisa mengasihi semua mahkluk hidup tanpa ada niat tersembunyi”
Karena Sang Pencipta telah menganugrahkan manusia sebuah perasaan, namun ada manusia yang kadang lupa menggunakannya
Kemudian, kata seorang yang kecewa dengan cinta, dia menjawab “cinta adalah perasaan yang membunuhmu”
Dan kata seseorang yang sudah tak peduli dengan cinta mereka menjawab “cinta adalah upaya manusia untuk mendapat rasa kecewa”
Ketika kamu kecewa dengan cinta, jangan kamu benci dengan cinta, tetapi bencilah waktu yang membuatmu menunggu bertemu dengan cinta sejatimu.
Jadi, cinta itu indah cinta itu anugerah
-
Sempurna
Karya : Laila Nabila
Menjamu lelah tanpa hidangan, siapa suruh datang tanpa undangan? Raga ini enggan bersua dengan rehat, menolak disapa oleh jeda, sebab hidup tak ubahnya serangkaian kalkulasi dari mimpi dan langkah kaki, serta investasi dari jutaan detik dan jalan yang telah dilalui.
Aku mencinta waktu meski kerap mematahkan harap, karena waktu juga yang mengobati walau lukanya menetap. Aku mencinta ekspektasi meskirealita kadang tak hadir dengan utuh, karena ekspektasi juga yang tak lelah memapah walau aku kerap jatuh. Tak apa, bersama keluh yang teredam, amarah yang tenggelam, tangis yang tertelan: telah kuciptakan lintasan hidup yang kuberi banyak cinta disetiap jengkal kuasa Tuhan.
-
Dalam Dekapan Doa
Karya : Nur Maulinda
Entah apa yang sedang terjadi
Tentang Rasa dalam hati
Ku kira hanya sementara
Tapi kenapa belum hilang juga
Aku memilih pergi
Karna takut terlukai
Dalam doa aku bercerita
Dengan Tetesan air mata
Pada sang pencipta aku mengadu
Jika sedang merindukamu
Kembali mendekati sang pencipta
Agar terlihat baik - baik saja
Tapi Aku yakin semuanya
Akan indah pada waktunya
-
Singkat
Karya : Salsabila Imtinan
Saya mau menjadi apapun yang bisa membuatmu ingin lebih lama.
Bahkan lebih lama dari selamanya.
Jika kau tanya berapa lama kita harus bersama.
Jawabannya ada pada paragraf kedua.
Dan kau harus paham, bahwa bersamamu aku sangat membenci judul kalimat ini.
-
Cinta seringkali dianggap sebagai paradoks karena sifatnya yang kompleks dan ambigu. Meskipun cinta dianggap sebagai sesuatu yang indah, dalam kenyataannya, cinta bisa menjadi sumber kesedihan dan penderitaan. Terkadang, perasaan ingin dicintai secara berlebihan atau haus akan cinta dapat membuat seseorang merasa tak puas dan selalu merasa kurang. Namun, cinta juga dianggap sebagai sesuatu yang suci dan dianggap sebagai manifestasi dari Tuhan.
-Galih Samsul Aripin-

Komentar
Posting Komentar