JUMPA SASTRA : HARAPBARU DI LEMBARAN YANG BARU
Kaleidoskop
Karya: Laila Nabila
Menyelinap di balik tirai malam yang pekat, membagi lagu rahasia pada bintang-bintang yang berserak. Seketika, terlintas deretan harap kurang ajar yang memias di sudut realitas. Saat rusak tak terbilang pun utuh tak terkenang. Pada bayangan kota yang terlelap, terlukis jutaan senyum yang terkikis aral terjal peristiwa di hari-hari yang telah dipinang waktu. Hela napas menguar gila, membuang sisa ketidakberdayaan nurani menerima ketetapan alam raya. Tak apa, meski ada banyak kisah ramai yang dipaksa usai, namun ruas bahagia setia merapat di jemari, memutar kembali rekam jejak paling indah yang telah dipijak, mengundang rangkaian tawa yang siap bersua dalam detik tak terduga. Di sudut gelap hati, bunga-bunga harap lain merekah, menenggelamkan dendam dalam riak-riak angan yang terpental.
Wahai diri, mari bekerja sama lagi.
Karya: Dani
Sukses itu tak berjalan dari satu arah seperti pelangi tak terbentuk dari satu warna Maka dari itu jalani semua apa yang terjadi syukuri dan nikmati, karena sukses tak terbentuk dari satu arah.
Karya: Salsabila Imtinan
Manusia itu seperti bunga, sesekali harus layu dan terluka. Berhias kisah paling cela biar kelak, mekar ada artinya
Sabab, jika menuntut sempurna Tanpa ditempa dan sedikit upaya membuat manusia besar kepala kehilangan esensi bunga seutuhnya.
Sebab, sesuatu yang cuma-cuma akan berakhir tak sempurna Menjadi bunga yang gugur percuma, lebur sampai akhirnya terlupa.
Karya: Ajeng Aulia
aku ingin mencintai diri sendiri sebanyak aku mengupayakan itu kepada orang-orang di sekelilingku. aku ingin mendengarkan diri sendiri sesering aku menerima banyak cerita senang-patahnya orang-orang disekelilingku. aku ingin memberi banyak perkataan-perkataan baik sekaligus menenangkan kepada diri sendiri sebanyak aku mengusahakan hal itu untuk sekitar. dari semua hal yang berlalu dan masih terus berjalan dengan apa adanya detik ini, aku ingin memahami diri sendiri dengan cukup baik dan menjadikannya pertama sebelum melanjutkan rutinitas- rutinitas itu kembali. maka dengan begitu, perputaran kebaikan akan terus menyenangkan untuk dilakukan dalam waktu yang sangat lama. karena aku berhasil baik kepada diri sendiri.

Komentar
Posting Komentar