JUMPA SASTRA : BERSUA KEMBALI
Bertemu Riuh
Karya: Alni Sri Yuliani
Di balik cakrawala waktu yang terbentang jauh, Kita adalah sahabat yang lama tidak bersentuh Dengan senyuman dan pelukan, kita akhirnya riuh Di titik pertemuan takdir, di jalan yang teduh.
Lambai
Karya: Laila Nabila
Aku pernah mencarimu pada tiap senja. Menyebrangi bukit ragu dalam raga 'tuk berjumpa. Peluh tanpa keluh kuhajar tanpa putus asa. Namun setelah semua yang mendera, kau malah melarikan diri ke sudut Kota. Mengapa jadi aku yang nampak berdosa? Sayangnya, tetap kujelajahi ratusan sudut kota yang ceria, meski tak ada satupun yang memberi kabar gembira.
Dikala waktu sudah tak lagi bersahabat dengan harap yang kupunya, hadirmu seolah ditelan masa. Tak apa, jika ini akhirnya, bagiku sudah cukup sempurna. Karena pada kenyataannya, bersama 'tak selalu bahagia, 'kan?
Namun dari balik tangga, kau muncul tanpa aba- aba, melambai dengan rupa yang lama tak kutemukan di dunia, tersenyum bersama dekap mimpi yang sudah kau raih selama kita tak bersama. Kata semesta, ini bukan akhir cerita, ini pertemuan kedua.
Mengulang Yang Telah Usai
Karya: Kamila Rosalina
Saat kita telah usai, mungkin pikirku ini adalahk ahir cerita yang tak bisa diukir kembali. Menunggumu kembali rasanya seperti menunggu munculnya pelangi di malam hari.
Namun, takdir mengizinkan kita untuk saling bersua kembali.
Akhirnya kita bertemu di versi terbaik, dan berharap cerita kita tidak usai lagi.
Karya: Haruki
Saat-saat indah seperti ini adalah kenangan yang senantiasa kita rindukan. Kita bertemu kembali dalam keindahan. Setelah sekian lama, kembali bersama adalah seperti mewarnai ulang kanvas hidup kita. Bertemu kembali dengan warna-warna yang selalu kita cintai.

Komentar
Posting Komentar