SINFOGRAM : TAU GA KENAPA KOTA TASIKMALAYA DIJULUKI SANG MUTIARA DARI PRIANGAN TIMUR?
Sejarah berdirinya Kota Tasikmalaya sebagai daerah ekonomi tidak terlepas dari sejarah berdirinya Kabupaten Tasikmalaya. Sebelumnya, Kota ini merupakan Ibu kota dari Kabupaten Tasikmalaya, Kemudian meningkat statusnya menjadi Kota Administrasi pada tahun 1976.
Kota Tasikmalaya yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya, secara resmi dibentuk pada tanggal 17 Oktober 2001 melalui Undang-undang Nomor 10 Tahun 2001 tentang pembentukan Pemerintahan Kota Tasikmalaya.
Kota Tasikmalaya dijuluki sebagai Sang Mutiara dari Priangan Timur. Hal itu lantaran Kota Tasikmalaya berada di jalur utama selatan Pulau Jawa di Provinsi Jawa Barat. Kota Tasikmalaya merupakan kota terbesar dan termaju di Priangan Timur, Priangan itu sendiri terdiri dari Kota/Kabupaten Sumedang yang memiliki nomor kendaraan berinisial Z
Kota Tasikmalaya terletak pada 108° 24' 02" BT dan 7° 10-26 32" LS di bagian Tenggara wilayah Provinsi Jawa Barat. Secara Administrasi pemerintahan, wilayah Kota Tasikmalaya meliputi 10 wilayah Kecamatan, yaitu Kecaman Cihideung, Kawalu, Mangkubumi, Indihiang, Tawang, Bungursari, Cipedes, Tamansari, Cibeureum dan Purbaratu yang mencakup 69 Kelurahan.
Sebagian besar wilayah Tasikmalaya di Tenggara Priangan merupakan daerah hijau, terutama pertanian dan kehutanan. Keindahan alamnya selaras dengan sejarah dan budayanya uang masih terjaga kuat dan lestari.
Tasikmalaya mengalami kemajuan pesat seperti halnya kota kota besar lainnya di Indonesia. Kota Tasikmalaya menjadi 'Center City' of Priangan Timur sehingga kota ini berkemilau layaknya mutiara dari priangan timur.Kemajuan Kota Tasikmalaya terlihat dari pusat pembelanjaan gedung tinggi yang bermunculan. Keberadaan Bank-Bank besar beskala Internasional maupun Nasional baik itu swasta maupun pemerintah. Kota Tasikmalaya biasa dijadikan bank bank tersebut sebagai cabang utama Priangan Timur.
Penulis : Kamila Rosalina
Perancang Grafis : Salsabila Imtinan
Sumber : @kominfopemkottasik

Komentar
Posting Komentar